Rabu, 09 November 2011

TUGAS

-KONTRAKSI-

Penegangan otot atau kontraksi terjadi apabila otot menerima rangsangan. Dikenal dua macam penegangan otot yaitu isotonik dan isometrik. Kontraksi isotonik adalah penegangan otot yang mengakibatkan otot mengalami pemendekan, contohnya adalah orang mengangkat beban yang tidak terlalu berat, sehingga beban terangkat. Kontraksi isometrik adalah timbulnya penegangan otot tanpa mengalami pemendekan, contohnya adalah bila orang mengangkat beban yang terlalu berat, sehingga beban sama sekali tidak terangkat. Pada umumnya kontraksi isometrik digunakan untuk mengetahui panas yang timbul di dalam otot (Wulangi, 1994).

Tipe kerja otot
Ada 2 tipe kerja otot yang utama.Pertama,otot dapat berkontraksi tetapi tidak menghasilkan gerakan,disebut kontraksi isometrik.Kedua,otot yang dapat menghasilkan gerakan selama kontraksi disebut kontraksi isotonik.Kedua tipe kontraksi tersebut dapat digunakan dalam terapi latihan,tetapi ada tipe ketiga dari kerja otot yang dapat diaplikasikan pada otot yang kuat untuk meningkatkan power dan endurance otot.Tipe ini menggunakan isokinetik atau tahanan yang disesuaikan untuk mencapai kontraksi isotonik.
Kontraksi Isotonik
Ketika otot bekerja dengan kontraksi secara isotonik maka bagian tubuh dimana otot melekat akan bergerak.Kontraksi isotonik memiliki 2 tipe yaitu :
1. Kontraksi isotonik memendek (kontraksi konsentrik)
Ketika suatu otot berkontraksi dan kedua titik perlekatan otot tersebut saling mendekat satu sama lain,maka kontraksi tersebut dikenal sebagai kontraksi isotonik memendek.Sebagai contoh,ketika lengan diangkat ke samping dan abduktor should berkontraksi dengan isotonik memendek.
Contoh gerakan kontraksi konsentrik :


2. Kontraksi isotonik memanjang (kontraksi eksentrik)
Ketika perlekatan suatu otot bergerak secara perlahan menjauhi satu sama lainnya dari titik perlekatannya dan otot tersebut menghasilkan gerakan dalam pola yang terkontrol,maka aksi otot tersebut disebut dengan kontraksi isotonik memanjang. Sebagai contoh, ketika tubuh dalam posisi berdiri tegak dan lengan diturunkan dari abduksi ke adduksi maka abduktor shoulder akanmengontrol gerakan tersebut dan bekerja secara isotonik memanjang.
Kontraksi isotonik memendek dapat terjadi dalam berbagai keadaan,yaitu  kapanpungerakan yang terjadi sering titik perlekatan otot saling mendekat dimana kerja otot akan berkontraksi secara isotonik memendek. Bagaimanapun juga, kontraksi isotonik memanjang hanya dapat terjadi jika ada gaya eksternal yang teraplikasikan pada komponen yang bergerak dan bagian tubuh tersebut akan bergerak secara perlahan sehingga titik perlekatan otot saling menjauh.

Bentuk-bentuk latihan kekuatan
Latihan yang sesuai untuk mengembangkan kekuatan ialah latihan tahanan (resistance exercises). Ditinjau dari tipe kontraksi otot, latihan tahan terbagi dalam 3 kategori, yaitu : Kontraksi Isometrik, Kontraksi Isotonik, dan Kontraksi Isokenetik
Ketiga macam kontraksi tersebut dijelaskan dalam bagian berikut ini :
Kontraksi Isometrik
Kontraksi isometrik atau kontraksi statik merupakan kontraksi sekelompok otot tanpa gerakan anggota tubuh. Bentuk latihan dapat berupa mengangkat, mendorong, atau menarik benda yang tidak dapat digerakkan, seperti mendorong tembok, pohon, dan sebagainya.
Keuntungan latihan isometrik adalah sebagai berikut :
a. Latihan dapat dilakukan dalam posisi sembarang (berdiri, duduk, dan tidur)
b. Tidak memerlukan alat yang khusus dan mahal
c. Tidak memerlukan waktu yang terlalu lama
d. Dapat mengembangkan kekuatan pada setiap sendi yang diperlukan
e. Tidak menimbulkan sakit otot
f. Pada waktu atlit harus karena cedera, latihan isometrik tetap dapat dilakukan sehingga kondisi kekuatan otot tidak menurun
contoh gerakan kontraksi isometrik :
Kontraksi Isotonik
Dalam latihan isotonik tampak anggota tubuh yang bergerak. Kontraksi isotonik meliputi 2 macam bentuk yaitu, kontraksi konsentrik yaitu otot memendek dan kontraksi eksentrik yaitu otot memanjang. Kontraksi konsentrik adalah tipe kontraksi otot melebihi umum. Latihan isotonik biasanya dilakukan dengan memakai beban, baik berupa beban tubuh sendiri maupun beban dari luar, seperti lempengan besi, katrol, atau mesin latihan.
Keuntungan latihan isotonik jika dibandingkan dengan kontraksi isometrik adalah sebagai berikut :
a.. Ruang geraknya lebih luas sehingga menjamin tetap terlatihnya kelentukan
b. Turut berkembangnya daya tahan bersamaan dengan perkembangan kekuatan
c. Secara psikoligis lebih memberikan kepuasan




















ALAT FITNESS – Dumbel atau Barbel
Dumbel atau Barbel adalah salah satu alat fitness yang digunakan untuk latihan dasar yang membentuk otot bagian dada. Dumbel atau Barbel memiliki berbagai manfaat, antara lain :
  1.       Mengencangkan otot tubuh bagian atas
  2.       Meningkatkan kekuatan
  3.       Menyehatkan jantung
  4.       Memperbaiki ketidakseimbangan otot
  5.       Mengurangi resiko cedera
  6.       Membuat tubuh lebih kokoh dan juga kuat
Perbedaan dumbel dan barbel adalah terletak pada ukuran dan cara mengangkatnya.
Dumbel ukurannya lebih kecil, hanya dipakai untuk satu tangan (diangkat dengan satu tangan). Sedangkan barbel atau nama lainnya “bar tongkat” tongkat yang terbuat dari besi yang ditiap sisinya diberi beban, dan diangkat dengan dua tangan
Gambar 1.1 : barbel



Dumbel :

Oleh :
MIDA FITRI PRATIWI
Kelas :
XI - AKUNTANSI1

-SMK PGRI 7 SURABAYA-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar